Home » » Bangsa Ingin Kuat?, Kuatkanlah Keluarga

Bangsa Ingin Kuat?, Kuatkanlah Keluarga

Bangsa Ingin Kuat?, Kuatkanlah Keluarga

Humas Majalengka. Rasulullah saw. bersabda, “Rumahku adalah surgaku,” hal ini mengisyaratkan betapa penting dan strategisnya keluarga dalam kehidupan masyarakat. Keluarga, dalam pandangan Islam, adalah “labinatul-ulaa” (batu pertama) dalam bangunan masyarakat muslim, dan merupakan surga kecil yang mendatangkan kasing sayang, ketenangan, kedamaian, dan keharmonisan. Keluarga yang didambakan tersebut tentu keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah.

Menjadikan keluarga yang “samawa” tentu bukanlah hal yang mudah, melainkan harus melalui berbagai rintangan dan ujian. Kemampuan dalam menjalani rumah tangga dengan baik dan harmonis serta mampu mendidik anak-anak menjadi generasi yang hebat merupakan prestasi yang harus diapresiasi. Karena merekalah pondasi kuat bangsa, merekalah yang memproduksi generasi bangsa yang hebat dan kuat. Oleh karena itu, Pemerintah melalui Kementerian Agama memberikan apresiasi kepada keluarga sakinah teladan melalui tahapan yang dinamakan Pemilihan Keluarga Sakinah Teladan, baik tingkat Kecamatan, Kabupaten, Provinsi bahkan Nasional.

Dalam konteks Kemenag Kab. Majalengka, Pemilihan Keluarga Sakinah teladan di gelar di Aula Kemenag Majalengka, Kamis (3/3/2016). Pemilihan Keluarga Sakinah Teladan yang diikuti oleh 9 pasang keluarga ini pada dasarnya untuk memilih keluarga yang mampu memberikan contoh kepada masyarakat, baik dalam cara melakoni hiruk pikuknya rumah tangga maupun contoh dalam mendidik anak-anaknya. Keluarga sakinah memiliki banyak sisi-sisi positif, keluarga sebagai unit terkecil sosial mampu membangun masyarakat dan memberikan kemaslahatan besar bagi bangsanya.

Kepala Kantor Kemenag Kab. Majalengka, Dr. H. Cece Hidayat, M.Si dalam sambutannya menyatakan bahwa Pemilihan Keluarga Sakinah teladan rutin dilaksanakan setiap tahunnya, dengan tujuan untuk memilih figur keluarga teladan yang patut menjadi contoh dan teladan bagi orang lain maupun lingkungan sekitarnya.

“Sembilan pasang dari peserta ini merupakan contoh keluarga sakinah, mampu bertahan dalam Usia pernikahan 30 tahun, memiliki surat nikah, berhasil membangun rumah tangga dengan baik dan memiliki anak-anak yang sukses merupakan bukti nyata bahwa peserta pemilihan keluarga sakinah teladan itu keluarga pilihan”, ungkap kepala. 

"Kecanggihan teknologi informasi jangan merubah dan menggangu harmonisasi keluarga. Oleh karena itu saat ini saya akan genjot kembali kegiatan kursus calon pengantin untuk memberikan bekal bagi yang akan menikah. Namun hal itu saja tidak cukup, karena harus didukung oleh tokoh-tokoh yang berpengaruh agar bekal menikah semakin mantap", imbuhnya.

"Keluarga pilihan mampu mempertahankan keluarga dengan berbagai cara dan berhasil melampaui berbagai macam ujian. Keluarga Sakinah ini jadi dakwah, contoh bagi yang lain dan menjadi "ragi" bagi lingkungannya. Selamat mengikuti perlombaan dan kepada para peserta tidak usah khawatir, karena ujian yang diberikan tidak akan sulit atau neko-neko, melainkan hanya seputar kehidupan sehari-hari yang sering dilaksanakan", tutur Kepala menutup sambutannya.


Kontributor: Taupik Hidayat

Related Posts

0 comments:

Posting Komentar