Home » , » Inilah Materi Yang Harus Disampaikan Penyuluh Agama Isalam Saat Penyuluhan

Inilah Materi Yang Harus Disampaikan Penyuluh Agama Isalam Saat Penyuluhan

Inilah Materi Yang Harus Disampaikan Penyuluh Agama Isalam Saat Penyuluhan

Majalengka (Humas). Penyuluh Agama Islam, baik Penyuluh Fungsional maupun Penyuluh Agama Honorer (PAH) jangan banyak menghabiskan waktu dikantor, Penyuluh itu justru harus keliling memberikan penyuluhan kepada masyarakat. Sebagai "corong" dan ujung tombak Kemenag, Penyuluh harus lebih memahami dan mengetahui informasi. Tidak hanya informasi terkait urusan non kependidikan, urusan lainnya pun harus dikuasai oleh penyuluh.

Penyuluh yang berada dibawah binaan Bimas Islam, harus menguasai banyak materi dan informasi. Semua urusan satker, baik Setjen, Madrasah, PD Pontren, Urusan Haji/Umroh, maupun urusan lainnya harus dikuasai dengan baik, meskipun saat ini Penyuluh memiliki spesialisasi masing masing.

Berikut beberapa hal yang bisa disampaikan oleh penyluh saat penyuluhan kepada masyarakat:
  1. Spesialis Produk Halal; Hidup sehat dengan makanan yang halal, thoyib dan jangan berlebihan;
  2. Spesialis Radikalisme; Mewaspadai bio terorisme, dan menjaga makanan yang dapat merusak akhlaq bangsa;
  3. Spesialis Keluarga Sakinah; Menjaga kebersihan dan kesehatan diri serta keluarga dalam melestarikan keluarga sakinah;
  4. Spesialis Zakat; Kesucian jiwa sebagai bahan kesehatan raga;
  5. Spesialis HIV AIDS; Pencegahan menyakit menular melalui sikap, makanan dan lingkungan;
  6. Spesialis Baca Tulis Alquran; Implementasi BTQ dalam memelihara kebersihan dan kesehatan;
  7. Spesialis Kerukunan; Hidup rukun dalam menjaga lingkungan yang bersih dan sehat;
  8. Spesialis Wakaf; Memaksimalkan potensi wakaf dalam menjaga lingkungan yang bersih dan sehat.
Untuk menguasai informasi tersebut, semua penyuluh harus mempersiapkan diri dengan bekal informasi yang lengkap dan valid. Selain baca buku, kitab klasik, koran, majalah, Penyuluh juga wajib melek teknologi, wajib menguasai internet. Penyuluh jangan gaptek. (TauHid)



Related Posts

0 comments:

Posting Komentar