Home » , » Karyawan Kemenag Harus Menjadi "Lentera" di Masyarakat

Karyawan Kemenag Harus Menjadi "Lentera" di Masyarakat

Karyawan Kemenag Harus Menjadi "Lentera" di Masyarakat

Majalengka (Inmas Kab. Majalengka). "Ada seorang buta yang berjalan dimalam hari, ditangan kanan membawa tongkat dan ditangan kiri membawa lentera. Pemandangan ini tentu tidak logis, pasalnya lentera bagi yang buta tidaklah berpengaruh. Lalu apa manfaat lentera tersebut bagi si buta? ternyata lentera ini tujuannya untuk memberikan penerangan kepada orang lain, dan agar orang lain tidak menabrak dirinya. Kisah ini disampaikan Kepala Seksi PD Pontren Drs. H. Moch Risan, M.Pd.I saat memimpin apel pagi di lingkungan Kantor Kementerian Agama, Senin (22/1). Hadir Kepala Kantor Kemenag Dr. H. Yayat Hidayat, M.Ag. Kasi Penmad Dr. H. Hasan Sarip, M.Si. Kasi Bimas Islam Dr. H. Agus Sutisna, M.Pd. Kasi Penyelenggara Syariah H. Saepulloh, M.Pd.
Dari kisah ini Kasi PD Pontren menyimpulkan, siapapun kita terlebih ASN Kemenag Majalengka harus mampu menjadi "lentera", memberikan penerangan kepada orang lian, memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Hal ini sesuai dengan Hadits Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, "Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya." Siapapun kita dan dimanapun kita berkiprah, maka jadikan diri kita bisa memberikan kemanfaatan bagi orang lain jangan sampai menimbulkan kemudharatan bagi orang lain." tuturnya.
Lebih lanjut, Risan menegaskan, Jadikan semua apa yang kita kerjakan bernilai ibadah kepada Allah. Sehingga apapun yang kita lakukan akan senantiasa ada dalam ruang lingkup mendekatkan diri kepada Allah. Sehingga dengan demikian pekerjaan yang dilakukan akan menjadi ladang amal soleh. (tauhid)

Related Posts

0 comments:

Posting Komentar