Home » , » Inilah Prosedur Pendirian Rumah Ibadah

Inilah Prosedur Pendirian Rumah Ibadah

Inilah Prosedur Pendirian Rumah Ibadah

Majalengka (Humas). Mendirikan sebuah rumah ibadah tentu tidak sembarangan, melainkan harus sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Hal ini bertujuan agar pendirian rumah ibadah tidak memicu konflik horizontal yang berkepanjangan. Terkait prosedur pendirian rumah ibadah tertuang dalam PERATURAN BERSAMA MENTERI AGAMA DAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR : 9 TAHUN 2006 dan NOMOR : 8 TAHUN 2006 Tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah Dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama, Pemberdayaan Forum Kerukunan Umat Beragama, Dan Pendirian Rumah Ibadat.
Kantor Kemenag Majalengka

(1) Pendirian rumah ibadat harus memenuhi persyaratan administratif dan persyaratan teknis bangunan gedung.
(2) Selain memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) pendirian rumah ibadat harus memenuhi persyaratan khusus meliputi :

a. daftar nama dan Kartu Tanda Penduduk pengguna rumah ibadat paling sedikit 90 (sembilan puluh) orang yang disahkan oleh pejabat setempat sesuai dengan tingkat batas wilayah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13 ayat (3);
b. dukungan masyarakat setempat paling sedikit 60 (enam puluh) orang yang disahkan oleh lurah/kepala desa;
c. rekomendasi tertulis kepala kantor departemen agama kabupaten/kota; dan
d. rekomendasi tertulis FKUB kabupaten/kota.


Related Posts

0 comments:

Posting Komentar