Home » » Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat Buka Secara Rapat Kerja Kemenag Majalengka Tahun 2018

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat Buka Secara Rapat Kerja Kemenag Majalengka Tahun 2018

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat Buka Secara Rapat Kerja Kemenag Majalengka Tahun 2018

Bekasi (Inmas Kab. Majalengka)
Suasana kebatinan yang positif menyelimuti Rapat Kerja dilingkungan Kementerian Agama Kab. Majalengka tahun 2018 di Aula Muzdalifah Asrama Haji Bekasi, Kamis (22/2/18). Hal ini ditandai dengan hadirnya Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Drs. H. A. Buchori, MM saat pembukaan. Ia memberikan arahan sekaligus membuka acara secara resmi.
Pembukaan RakerRaker Tahun 2018 disatukan dengan Kankemenag Kab. Tasikmalaya, Kab. Garut dan Kota Cirebon. Dalam kesempatan tersebut Kakanwil memberikan banyak pesan penting yang patut di indahkan oleh semua pihak. Diantaranya Ia berharap agar Raker di laksanakan dengan penuh integritas.
Pasalanya Raker tersebut menjadi ajang evaluasi terhadap kinerja tahun lalu dan ajang menghasilkan program kerja untuk tahun yang akan datang. Sebagai kegiatan rutinitas, menurut Kakanwil Raker harus dilaksanakan dengan penuh integritas sehingga menghasilkan sesuatu yang brilian, drastis dramatis untuk masa yang akan datang. Jangan sampai mempertahankan Raker model lama.
Kemudian Ia juga menyoroti 11 Program Direktif Kementerian Agama. Menurutnya, Raker harus mengikuti ritme Raker Kementerian Agama pusat. Program Kementerian Agama Pusat melaksanakan 11 Program Direktif. Dari 11 program tersebut, Kakanwil lebih menekankan terkait e-government, SAPA, Haji, dan Nikah.
 
Terakhir Kakanwil mengajak semua yang hadir untuk membangun persaudaraan dan kebersamaan dalam bekerja. Menurut Kakanwil program kerja akan berjalan dengan baik jika iklim kerja kondusif, jauh dari saling curiga, jauh dari saling menjerumuskan dan jauh dari saling fitnah. Jangan mengedepankan ego sektoral. "Kalo ada yang salah atau menyimpang tolong saling ingatkan saja jangan sampai salaing jerumuskan", tegasnya.
"Jaga nama baik kementerian agama dengan cara menghindari penyimpangan dan penyalahgunaan wewenang", pungkasnya.

Related Posts

0 comments:

Posting Komentar