Home » , » Pembinaan Rohani: Mencetak Generasi Berkualitas

Pembinaan Rohani: Mencetak Generasi Berkualitas

Pembinaan Rohani: Mencetak Generasi Berkualitas

Majalengka (Inmas Kab. Majalengka). H. Saepulloh, M.Pd., Penyelenggara Syariah Kemenag Kab. Majalengka didapuk sebagai pembicara pada pembinaan rutin ASN di lingkungan Kemenag Kab. Majalengka, Senin pagi (26/2/18).
Pada kesempatan tersebut, pria yang akrab di sapa H. Aep menyampaikan, hidup manusia secara garis besar mengalami tiga fase, yakni fase manusia dilahirkan, fase manusia menjalani proses kehidupan  dan fase manusia akan mengalami kematian. Dalam menjalani fase kehidupan ini manusia dihadapkan pada dua pilihan, pasalnya didunia ini diciptakan berpasangan, ada baik tentu ada buruk, ada siang ada malam dan hal lainnya.
Dalam suasana hidup yang semakin canggih ini banyak peristiwa yang membuat kita merasa bangga namun sekaligus juga merasa miris. Kecanggihan teknologi bisa menjadikan seseorang mendapatkan  kemanfaatan dan di satu sisi yang lain memiliki dampak negatif yang tidak bisa dihindarkan. Adanya teknologi yang canggih dan modern ini berpengaruh besar terhadap generasi saat ini, anak yang membunuh orang tua, melawan bahkan menganiaya guru, mabuk, narkoba, zina dan kelakuan dekadensi moral lainnya. Inilah yang menjadi kehawatiran kita semua, kita hawatir generasi kita lemah. 
Hal ini sebagaimana dituangkan dalam sebuah ayat Al-Qur'an.
وَلْيَخْشَ الَّذِينَ لَوْ تَرَكُوا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعَافًا خَافُوا عَلَيْهِمْ فَلْيَتَّقُوا اللَّهَ وَلْيَقُولُوا قَوْلا سَدِيدًا (٩)
"Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar." (QS. An-Nisā':9)
Lemah yang dimaksud ayat diatas tentu bukan hanya lemah dalam ekonomi tapi lemah dalam segi akhlak dan akidah. Inilah yang harus kita takutkan bersama. Oleh karena itu marilah kita jaga generasi kita, jaga anak kita dan jadikan mereka generasi berkualitas.
Selain ayat diatas, sebagai hamba Allah Subhanahu wa Ta'ala kita pun dituntut untuk senantiasa menjaga generasi kita, keluarga kita dari api neraka. Sebagaimana firman-Nya :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ
“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.”(QS. At-Tahrim: 6)
Untuk menjaga generasi kita dan untuk menjadikannya generasi berkualitas maka ada lima hal yang bisa kita lakukan:
1. Berikan pendidikan agama yang kuat sejak dini.
2. Jadilah Orang tua yang menjadi teladan 
3. Ciptakan Lingkungan yang baik
4. Titipkan kepada Guru yang mendidik dan membimbingnya
5. Kasih Buku yang baik
Lima hal itulah yang bisa berpengaruh kepada generasi kita, jika hal tersbut baik maka ingsa Allah generasi kita akan menjadi generasi berkualitas. (Tauhid).

Related Posts

0 comments:

Posting Komentar