Home » , » Radintap sekaligus Penandatanganan Perjanjian Kinerja Kepala KUA se-Kab. Majalengka

Radintap sekaligus Penandatanganan Perjanjian Kinerja Kepala KUA se-Kab. Majalengka

Radintap sekaligus Penandatanganan Perjanjian Kinerja Kepala KUA se-Kab. Majalengka

Majalengka (Humas) Kepala Kantor Kementerian Agama Majalengka Dr. H. Yayat Hidayat, M.Ag. yang didampingi Kasi Bimas Islam Dr. H. Agus Sutisna, M.Pd. saksikan penandatanganan Perjanjian Kinerja Kepala KUA se-Kabupaten Majalengka yang bertempat di Aula Kemenag Majalengka, Rabu pagi(14/28). Sebanyak 26 Kepala KUA secara bergiliran menandatangani Perkin disaksikan langsung Kepala Kantor dan Kasi Bimas Islam.

Selesai penandatanganan Perkin, acara dilanjutkan dengan Radintap. Dalam sambutannya, Kepala Kantor menyampaikan beberapa hal penting diantaranya terkait turunnya anggaran di Kemenag Majalengka, menurutnya tahun ini anggaran turun drastis, semula 267 milyar sekarang hanya sekitar 168 milyar. Meskipun terjadi penurunan, dana operasional KUA dinaikan menjadi sekitar 3 juta perbulan. Uang tersebut menurutnya digunakan untuk pemeliharaan kantor, pembelian ATK, kebutuhan sehari-hari, dan perjalanan dinas.

Kemudian Kepala juga menginformasikan terkait Rapat Kerja Kemenag Majalengka, menurutnya Raker Tahun ini tak lagi di hotel seperti tahun tahun sebelumnya. Tahun ini Raker akan dilaksanakan di asrama Haji Bekasi pada tanggal 22-23 Februari 2018. Jumlah peserta raker juga tahun ini meningkat, yang biasanya sekitar 70 orang saat ini 147 orang ditambah panitia. "Semula di asrama haji hanya pembukaan saja kemudian ke Apita Cirebon, namun berdasarkan instruksi Kakanwil akhirnya kita semua akan melaksanakan Raker di Asrama Haji Bekasi", ungkap Kepala. 

Selanjutnya Kepala Kemenag juga melontarkan beberapa isu penting tekait KUA, seperti periodisasi Kepala KUA, kartu nikah, pembangunan kantor KUA, pengadaan tanah KUA yang masih ngontrak, optimalisasi Bimsik di KUA dan lain sebagainya. 

Terakhir, Kepala meminta semua pihak bekerja dengan sebaik baiknya penuh kenyamanan. Tak usah terpengaruh isu isu negatif, tak usah mudah terprovokasi. 

Related Posts

0 comments:

Posting Komentar