Home » » HUT TNI Ke-73

HUT TNI Ke-73

HUT TNI Ke-73















Kepala Kantor Kementerian Agama Majalengka dalam hal ini diwakili Kasi PD Pontren Kemenag Majalengka Drs. H. Moch Risan, M.Pd.I hadiri Upacara Peringatan HUT TNI ke-73 yang dilangsungkan di Alun-Alun Majalengka, Jum'at (5/10). Plt Bupati Majalengka Dr. H. Karna Sobahi, M.MPd. memimpin langsung upacara HUT TNI Ke-73 dengan membacakan sambutan Panglima TNI. Hadir pada kesempatan tersebut Dandim 0617/Majalengka Letkol Arm Novi Herdian, SH. MM. Kapolres Majalengka AKBP Noviana Tursanurohmad S.I.K M.Si. Dan Lanud S. Sukani Letnan Kolonel Pnb Arnold Fernando Sitorus, Dan Yonif 321 Galuh Taruna Divif 1 Kostrad, Mayor Inf Deri Indrawan, M.Tr (Han), Kajari Hasbih, SH. Sekda Kab. Majalengka Drs. H. Ahmad Sodikin, MM. Jajaran Para Kepala SKPD, dan Para Pejabat serta tamu undangan lainnya.
"Pada kesempatan ini pula marilah kita doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar meringankan beban saudara-saudara kita di Palu, Donggala, Sigi, dan Parigi Moutong. Demikian pula beban yang masih diderita saudara-saudara kita di Lombok. Semoga kekuatan dan ketabahan menyertai saudara-saudara kita dalam upaya memulihkan kembali kondisi sebagaimana sedia kala. Semoga pula apa yang telah kita lakukan bersama, baik dalam bantuan secara fisik maupun dukungan do'a, dapat meringankan musibah dan mempercepat upaya pemulihan tersebut."
Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP. yang dibacakan oleh Plt. Bupati. Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa apa yang dilaksanakan di lokasi bencana, baik pengerahan personel maupun alutsista adalah sebagian dari bentuk profesionalisme TNI. Oleh karenanya sangat tepat apabila peringatan HUT TNI ke-73 tahun 2018 ini, mengambil tema Profesionalisme TNI Untuk Rakyat. Tema singkat namun padat ini, mengandung makna bahwa TNI yang senantiasa ditingkatkan profesionalismenya melalui berbagai pendidikan, latihan, persenjataan, alutsista serta dipenuhi kesejahteraannya oleh negara, adalah semata-mata untuk seluruh rakyat Indonesia.
Sebagai alat negara - Lanjut Panglima - bahwa tugas TNI tidak terlepas dari berbagai tantangan saat ini maupun di masa depan yang semakin komplek. Perkembangan politik, ekonomi dan teknologi global telah menciptakan ruang dan dimensi dan metode peperangan baru. Krisis ekonomi yang diikuti dengan ketegangan percaturan politik global, membawa ketidakpastian dan kekhawatiran dalam menjangka prospek masa depan. Kemajuan teknologi yang sangat berguna bagi kehidupan manusia,juga membawa dampak disruptif di bidang informatika, siber, komunikasi, transportasi, biomolekular, militer, ruang angkasa dan sebagainya.
Selain itu, diakhir sambutannya Panglima TNI juga menyampaikan penekanan kepada seluruh prajurit TNI agar :
1. Perkokoh Iman dan Taqwa kita kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta luaskan hati untuk terus beribadah karena hanya kepadaNya lah kita berserah diri dan mendapatkan kekuatan.
2. Pertahankan dan tingkatkan soliditas TNI serta kemanunggalan TNI dengan rakyat, agar kita selalu menjadi pemersatu dan perekat bangsa
3. Tingkatkan kewaspadaan dan profesionalisme karena setiap saat tugas menanti, menghadapi berbagai macam tantangan tugas yang dilimpahkan kepada TNI.
4. Mantapkan netralitas TNI baik sebagai individu atau satuan, dalam pelaksanaan Pemilu tahun 2019. Janganlah terpancing emosi dan upaya-upaya melibatkan diri dalam mendukung kelompok tertentu selama pentahapan pemilu.
5. Jalanilah setiap tugas secara ikhlas, karena tugas kita adalah semata-mata untuk kepentingan bangsa dan negara tercinta ini.

Related Posts

0 comments:

Posting Komentar