Home » » Workshop Pendidikan Tingkat Kabupaten dalam Penyegaran Implementasi Kurikulum 2013 Guru Madrasah Tsanawiyah se-Kab. Majalengka

Workshop Pendidikan Tingkat Kabupaten dalam Penyegaran Implementasi Kurikulum 2013 Guru Madrasah Tsanawiyah se-Kab. Majalengka

Workshop Pendidikan Tingkat Kabupaten dalam Penyegaran Implementasi Kurikulum 2013 Guru Madrasah Tsanawiyah se-Kab. Majalengka

Kepala Kantor Kementerian Agama Majalengka dalam hal ini diwakili Kasubbag TU Kemenag Dr. H. Hasan Sarip, M.Si yang didampingi Kasi Penmad H. Saepulloh, M.Pd. memberikan sambutan dan pengarahan pada kegiatan Workshop Pendidikan Tingkat Kabupaten dalam Penyegaran Implementasi Kurikulum 2013 Guru Madrasah Tsanawiyah se-Kab. Majalengka yang bertempat di Aula Koperasi Hikmah Kemenag Majalengka, Senin (15/10).
Pada kesempatan tersebut, Hasan Sarip menyambut baik diadakannya kegiatan Penyegaran Kurikulum 2013 MGMP IPA Madrasah Tsanawiyah. "Sebagai guru mata pelajaran IPA tentunya Bapak dan Ibu memiliki peranan yang sangat penting. Sekecil apapun peranan sebagai tenaga pendidik untuk madrasah maka akan memiliki kontribusi besar bagi keberlangsungan dan kemajuan madrasah. Jangan pernah menganggap remeh hal yang kecil. Jika kita mampu melakukannya dengan baik dan sesuai dengan keahlian yang dimiliki dapat memberikan kemajuan yang signifikan bagi madrasah. Oleh karena itu, keberadaan mata pelajaran IPA merupakan salah satu bagian penting bagi kemajuan madrasah jika setiap gurunya terus meningkatkan kemampuan dan keahliannya." Tuturnya menjelaskan.
Dengan adanya kegiatan Workshop penyegaran implementasi kurikulum 2013 bidang mata pelajaran IPA, menurut Hasan bahwa hal tersebut penting sekali untuk menambah peningkatan kualitas tenaga pengajar itu sendiri.
"Bicara IPA itu artinya bahwa seorang tenaga pengajar harus mampu menerapkan metode pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik. Dengan pembelajaran Ilmu eksak yang ceria dan menyenangkan akan mudah diterima oleh anak didik. Oleh karena itu, harus dibuat standarisasi program pengajaran sehingga akan berefek pada perubahan-perubahan yang diharapkan bersama sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan kualitas yang dihasilkan berupa peserta didik yang faham dan mengerti serta mampu mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari." Demikian urai Kasubbag TU.

Related Posts

0 comments:

Posting Komentar