Home » , » Kepala Kantor Kemenag Kab. Majalengka konsisten hadiri pengajian bulanan rutin di Pendopo Majalengka

Kepala Kantor Kemenag Kab. Majalengka konsisten hadiri pengajian bulanan rutin di Pendopo Majalengka

Kepala Kantor Kemenag Kab. Majalengka konsisten hadiri pengajian bulanan rutin di Pendopo Majalengka

Pengajian bulanan sekaligus peringatan maulid Nabi Muhammad Saw tersebut menjadi wadah komunikasi Bupati dengan semua steakholder, sehingga kegiatan yang sudah berlangsung sejak lama ini harus terus dipelihara dan di lestarikan. "Inilah forum silaturahmi dan forum komunikasi Bupati dengan rakyat, Pendopo ini milik rakyat, karena saya juga dipilih oleh rakyat", Ungkap Karna Sobahi.
Menurut Karna, moment Maulid Nabi ini paling tidak harus memiliki tiga dampak.
Pertama, peningkatan semangat ketaatan kepada Rasul beserta ajarannya. Maulid Nabi dan hari besar keagamaan lainnya tidak boleh bersifat seremonial belaka, namun harus dikembangkan lagi menjadi momen pemberdayaan umat. Hari besar keagamaan menjadi momentum kebangkitan syiar islam dan semangat pemberdayaan masyarakat. Hari besar keagamaan tidak hanya diisi dengan dakwah semata tapi dilengkapi dengan kegiatan santunan, bedah rumah, rehab rumah ibadah dan lain sebagainya. Di seluruh Kab. Majalengka dengan 314 desa kelurahan Dakwah bil hal nya harus lebih nampak.
Kedua, peningkatan semangat kebangsaan. Saat ini menurut Karna ada kecenderungan erosi semangat kebangsaan. Maka Maulid Nabi inilah semangat kebangsaan dibangkitkan kembali. Kalo bangsa kita tidak dijaga, tidak dmakmurkan, mau sama siapa lagi. Cinta bangsa dan agama tidak bisa dipisahkan.
Ketiga, peningkatan semangat Ke-majalengka-an. Penduduk Majalengka diatas 90 persen beragama islam. Oleh karena itu Umat islam harus terdepn di Majalengka. Dalam Kepemimpinan pun harus mencerminkan keislaman. Menurut Karna, Kepribadian muslim harus bisa nampak pada semua pemimpin. Jika ada masalah yang tidak bisa diatasi dengan akal, maka ibadah yang kuat adalah solusinya.
Saya ingin Majalengka dipenuhi dengan nuansa dan ruh islam, Majalengka harus ramah, biar sejuk.
Terakhir Bupati Majalengka menyatakan, Mulai 2019 imam masjid, kiai, ajengan, ustazd akan digaji dan bidang keagamaan akan diperkuat. Pernyataan ini sontak mendapat sambutan yang hangat dari semua yang hadir.

Kontributor:Taupik Hidayat

Related Posts

0 comments:

Posting Komentar