Home » » Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat Soroti Kinerja Penghulu dan Penyuluh, Inilah Keinginannya

Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat Soroti Kinerja Penghulu dan Penyuluh, Inilah Keinginannya

Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat Soroti Kinerja Penghulu dan Penyuluh, Inilah Keinginannya



Kuningan (INMAS Majalengka). Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Jawa Barat Drs. H. A. Buchori, M.M. hadiri sekaligus membuka secara resmi Rapat Kerja Kantor Kementerian Agama Se-Wilayah Cirebon yang bertempat di Aula Hotel Horison Kuningan, Kamis (14/2/19). Kegiatan Pembukaan Raker tersebut diikuti oleh 5 Kemenag yang berada di wilayah Cirebon, yakni Kemenag Kab. Majalengka, Kemenag Kab. Kuningan, Kemenag Kab. Cirebon, Kemenag Kota Cirebon dan Kemenag Kab. Indramayu.
 
Dalam kesempatan tersebut Buchori menyoroti banyak hal, salah satunya terkait kinerja penghulu dan penyuluh. Ia menilai penghulu masih terlalu kaku mengurus masalah nikah dan rujuk saja, sehingga mengabaikan tugas penting lainnya. Selain itu ia juga menilai penghulu belum bisa menggandeng penyuluh disaat bertugas ke lapangan. Kemudian Buchori menginginkan agar penghulu dan penyuluh bisa bersinergi dalam melaksanakan tugas di masyarakat. Menurutnya, penghulu dan penyuluh jangan sampai berjalan sendiri-sendiri.
 
"Alangkah indahnya jika penghulu dan penyuluh berbarengan disaat melaksanakan tugas. Penghulu melakukan pencatatan perkawinan sedangkan penyuluh berperan sebagai khatib khutbah nikah", ungkap Buchori.
 
"Kan enak kalo kompak, sama-sama berbagai rezeki, jangan dipegang sendiri aja oleh penghulu", imbuhnya sambil sedikit bergurau.
 
Bahkan pada kesempatan tersebut Buchori bertanya langsung kepada sejumlah Kasi Bimas Islam terkait keinginannya tersebut. Mendapatkan pertanyaan dari Kakanwil, sontak seluruh Kasi Bimas Islam sewilayah Cirebon dengan serempak mengatakan siap. Mereka akan menindaklanjuti keinginan orang nomor satu di Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat tersebut.
 
Terakhir Buchori berpesan agar penghulu dan penyluh menghindari pemikiran yang ekstrim. Menurutnya, penghulu dan penyuluh sebagai bagian dari pemerintah jangan ekstrim kanan dan juga jangan ekstrim kiri. Pokonya semua ASN di lingkungan Kemenag, sebagai bagian dari pemerintah harus berfikir lurus dan moderat.
 
Kontributor: Taupik Hidayat

Related Posts

0 comments:

Posting Komentar