Home » , » Support Kontingen Majalengka, Kakemenag Hadiri Langsung Pembukaan AKSIOMA Tingkat Jawa Barat Tahun 2019

Support Kontingen Majalengka, Kakemenag Hadiri Langsung Pembukaan AKSIOMA Tingkat Jawa Barat Tahun 2019

Support Kontingen Majalengka, Kakemenag Hadiri Langsung Pembukaan AKSIOMA Tingkat Jawa Barat Tahun 2019



Bekasi (INMAS Majalengka). Kepala Kantor Kemenag Majalengka, Dr. H. Yayat Hidayat, M.Ag hadiri prosesi pembukaan Ajang Kreasi Seni dan Olahraga Madrasah (AKSIOMA) Tingkat provinsi Jawa Barat tahun 2019 di Bekasi, Selasa (19/2/19). Ia hadir didampingi oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, H. Saepulloh, M.Pd.I beserta segenap Kepala MI, MTS dan MA.
Kehadiran H. Yayat tersebut disambut hangat oleh semua kontingen dari Majalengka. Bagaimanapun juga kehadiran orang nomor satu di Kemenag Majalengka tersebut membawa semangat tersendiri bagi seluruh kontingen terutama bagi semua peserta.
"Saya sengaja meluangkan waktu untuk hadiri pembukaan AKSIOMA Tingkat Jawa Barat ini demi memberikan dukungan dan support bagi kontingen Majalengka", ungkap Yayat 
"Yang dibutuhkan peserta itu support agar mereka semangat", imbuhnya.
Kegiatan yang diikuti oleh 3776 peserta tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Barat, Drs. H.A. Buchori, MM. Pada kesempatan tersebut Buchori menyampaikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada seluruh panitia atas terselenggaranya perhelatan akbar ini. Pasalnya satu satunya provinsi yang menyelenggarakan AKSIOMA tahun 2019 adalah provinsi Jawa Barat.
"Ini menunjukkan adanya integritas yang tinggi dari keluarga pendidikan Madrasah di Jawa Barat", ungkap Buchori.
Kemudian Buchori juga mengingatkan para dewan juri agar menjunjung tinggi nilai nilai kejujuran dan nilai objektifitas. Ia menegaskan dewan juri jangan membawa ego sektoral dan jangan membawa misi wilayah masing masing.
 
"Yang baik bilang baik, yang buruk bilang buruk. Jangan sampai dewan juri mempertontonkan ketidak jujuran", tegas Buchori.
"Ingat, aksioma ini ditonton oleh putra putri terbaik kita, kalo dewan juri tidak jujur, takutnya ditiru oleh mereka dikemudian hari", imbuh Buchori.
 
Kemudian, orang nomor satu di Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat tersebut mengingatkan, AKSIOMA jangan dilihat dari sisi olahraga saja tapi harus dihubungkan dengan agama. Artinya kegiatan olah raga dan seni ini harus memiliki dan menjunjung tinggi nilai nilai agama. Nilai agama dalam olahraga bisa dilihat dari nilai kejujuran, nilai objektif, disiplin, saling menghormati dan sportif.
 
"Buktikan madrasah hebat, buktikan madrasah bermartabat, madrasah lebih baik, lebih baik madrasah", pinta Buchori.
 
"Slogan tersebut jangan hanya sebatas slogan, tapi harus dibuktikan oleh kita semua", pungkasnya.
 
Kontributor: Taupik Hidayat

Related Posts

0 comments:

Posting Komentar