Home » » Mengintegrasikan ilmu dan agama melalui KSM

Mengintegrasikan ilmu dan agama melalui KSM

Mengintegrasikan ilmu dan agama melalui KSM

Talaga (INMAS) - Suasana meriah meliputi kegiatan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Kab. Majalengka Tahun 2019 di MTSN 5 Majalengka, Sabtu pagi (20/7/19). KSM yang diikuti oleh 548 peserta tersebut merupakan kompetisi yang sangat prestisius, pasalnya kompetisi ini tak hanya mengedepankan sisi sains dan teknologi saja, namun juga dilandasi dengan nilai nilai religi. Dalam kesempatan tersebut Kepala Kantor Kemenag Majalengka Yayat Hidayat menyatakan, KSM merupakan momentum untuk mengintegrasikan ilmu dan agama.

Bahkan, Yayat Hidayat dengan penuh rasa syukur menyampaikan kabar gembira, adanya integrasi ilmu dan agama tersebut kepercayaan masyarakat kepada madrasah meningkat tajam. Tahun ini saat PPDB madrasah dibanjiri peserta didik baru, siswa siswi madrasah, baik negeri maupun swasta meningkat dua kali lipat.

Hal ini diperkuat oleh Kasi Penmad Majalengka, sekaligus sebagai Ketua Komite KSM, Saepulloh. Ia mengutip Albert Einstein yang menyatakan ilmu tanpa agama, buta dan agama tanpa ilmu, lumpuh. Menurutnya, inilah sebuah keterkaitan ilmu dan agama. Keterkaitan antara ilmu umum dan ilmu agama. Agama dijadikan landasan untuk ilmu dan ilmu dijadikan landasan untuk menjalankan agama. Luar biasa.

Pernyataan kedua pejabat Kemenag Majalengka tersebut jelas adanya. Dalam KSM ini, siswa siswi madrash digembleng untuk menguasai sains dan teknologi. Dengan ini pada akhirnya siswa siswi madrasah menajdi siswa unggulan, pinter ngaji, juga pinter teknologi. Keren bukan?!

Related Posts

0 comments:

Posting Komentar